This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Tuesday,January 27 2015

Maneuver

Warna Sutra dalam Pasar Youth

April 30 2012 | By Edwin Hardi


Dalam risetnya, MarkPlus Insight juga mencoba mencari informasi mengenai pandangan dan persepsi anak muda dalam dunia seks. Dalam mendapatkan informasi, pengumpulan informasi menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan beberapa kelompok grup diskusi secara paralel. Ada beberapa hal menarik yang diungkap dalam hasil riset ini seperti kapan pertama menonton blue film, pertama kali berhubungan badan, dan penggunaan kondom di kalangan muda. Riset ini juga menanyakan alasan perilaku kalangan muda mengenai hal ini.

Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui bahwa sebenarnya bisnis kondom di Indonesia cukup menarik bila digarap dengan baik. Secara keseluruhan diperkirakan industri kondom dapat menjual 190 unit atau setara dengan 1.3 juta gross kondom dalam setahun. Pemain seperti Sutra, Fiesta, dan Durex menguasai sekitar 98 persen pangsa pasar. Hasil ini tentu dipengaruhi oleh program pemasaran dari masing-masing merek tersebut untuk meningkatkan kinerja di pasar. Tentu saja kegiatan pemasaran di industri ini membutuhkan cara tersendiri mengingat produk ini dengan mudah memicu pro kontra dari masyarakat Indonesia dengan alasan tidak etis terutama pada kalangan muda.

Dalam riset Indonesia's Most Favorite Your Brand 2012 pada kategori kondom, merk Sutra berhasil keluar menjadi pilihan utama kalangan muda Indonesia. Marketeers telah mengadakan wawancara kepada Pierre Frederick selaku Senior Brand Manager Sutra & Fiesta Condoms dan Head of Business Development dari DKT Indonesia. Dalam wawancara, kami mendapat beberapa hal menarik mengenai pandangan-pandangan dari beliau bagaimana Sutra merancang strategi dan taktis untuk menggarap pasar anak muda.

Menurut Pierre, Sutra memang menetapkan kalangan muda yang berusia antara 18 sampai dengan 35 tahun. Pasar ini memang menarik karena konsumen dalam rentang usia ini memang merupakan usia paling produktif secara aktif secara seksual. Hal ini menarik karena struktur masyarakat Indonesia yang berbentuk piramida dimana jumlah orang kalangan muda jauh lebih banyak daripada usia menengah dan tua. Sehingga bila dilihat dari jumlah potensi konsumen dipadukan dengan potensi intesitas pemakaian, pasar anak muda memang menyimpan potensi yang besar. Hal ini juga disetujui Pierre,”Kita melihat pasar kondom ini cukup menjanjikan kenaikannya setiap tahun. Namun, melihat dari populasi anak muda di Indonesia dibanding dengan volume pasar saat ini, pasar kondom masih memiliki kesempatan untuk bertumbuh lebih banyak lagi seiring dengan meningkatnya kesadaran para anak muda untuk melindungi diri.”

Namun Pierre juga tidak ingin terpaku dengan rentang usia tersebut. “Konsumen usia 36 tahun tapi masih bergaya muda, berarti masih termasuk kategori anak muda, bukan?” ujarnya. Untuk menggarap pasar konsumen, Sutra melakukan pendekatan 360 derajat dimana memperhatikan semua hal terkait dalam semua program pemasaran perusahaan baik above the line maupun below the line.

Agar dapat menjangkau pasar youth yang memiliki daya beli terbatas, Sutra menyediakan produk dengan harga terjangkau namun tidak mengorbankan aspek kualitas produk. Hal ini yang mungkin menjadikan Sutra sebagai merek pilihan utama pasar konsumen muda. Selain itu Sutra juga memiliki program dan booklet dengan tujuan mengedukasi pasar konsumen agar dapat melindungi dirinya. Agar tidak terlupakan oleh konsumen dan memancing pembelian secara mendadak, produk Sutra ditempatkan di daerah kasir.

Edwin Hardi

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day
Upcoming Events
02 Oct
Jakarta
18 Sep
Bandung
13 Sep
Tentative
24 Agt
Tentative
03 Sep
Tentative
26 Agt
Tentative