Friday Online Seminar: Segmentation With Community
Dalam praktek dunia bisnis, segmentasi secara vertikal dirasakan sudah kaku untuk diterapkan. Untuk itu perlu diberlakukan segmentasi yang lebih mendekati komunitas. Friday Online Seminar Marketeers Radio kali ini (17 Februari 2012) mengangkat topik “Segmentation with Community”. Mereka adalah Ricky Suhendar- Head of Marketing PT. Amerta Indah Otsuka (Pocary Sweat), Sri Safitri- Senior Manager Marketing, Multimedia Division PT. Telkom untuk kota Jakarta, Mohammad Fahrurrozi- Manager Marketing VAS & Community, Indosat East Java dari Surabaya, dan Ben Riwaran-owner www.mahanagari.com dari Bandung.
Ibu Sri membuka dengan menjelaskan Telkom telah membentuk dua komunitas yaitu komunitas bagi musisi indie dan komunitas anak Indonesia. Latar belakang pemilihan komunitas dikarenakan Telkom sebagai penyedia internet akan dapat membantu industri musik. Pertumbuhan band cukup pesat di Indonesia, Telkom dapat membantu pemasaran musiknya agar tidak hanya dikenal di Indonesia tapi juga ke dunia Internasional. Dan untuk komunitas anak Indonesia untuk menjembatani antara siswa, orang tua, dan guru menjadi satu ekosistem. Pengembangan komunitas ini mungkin dapat memberi dampak besar pada perusahaan karena biasanya komunitas memiliki emotional bonding.
Ricky menjelaskan bahwa dirinya sadar bahwa konsumen tidak mempercayai apa yang brand katakan dan mereka lebih mau mendengar apa kata rekan-rekannya. Action Pocary Sweat sendiri dimulai dari awal tahun 2011 dengan merangkul komunitas sepeda fixie. Pocary juga mencoba membuat penetrasi dengan melakukan above the line communication.
Berbeda lagi dengan Ben Riwaran selaku pemilik mahanagari mengakui bahwa perusahaan ini hidup dari komunitas sejak awal pendiriannya sejak enam tahun yang lalu. Mahanagari hidup bersama dengan komunitas. Dalam banyak aktivitas, Mahanagari juga bekerja sama untuk mengadakan beberapa acara. Ben mengakui bahwa Mahanagari memiliki basis konsumen yang kuat dengan tingkat pembelian repetitif yang tinggi dengan tingkat loyalitas yang tinggi.
Sedangkan Rozy dari Indosat menyatakan bahwa Indosat juga telah membuat pergerakan merangkul komunitas. Komunitas yang dipilih untuk didekati Indosat adalah komunitas kecil namun memiliki karakter influencer sehingga mereka dapat mempengaruhi massa dalam jumlah yang besar. Rozy menyatakan yang penting adalah bukan sekadar akuisisi atau klaim pada komunitas namun bagaimana menciptakan WOM dan niat beli konsumen pada produk perusahaan.
Penggarapan komunitas memiliki tujuan jangka panjang, hasil yang didapat juga mungkin tidak dapat didapatkan segera. Dengan merangkul komunitas online dan offline, perusahaan juga dapat memonitor apa yang terjadi pada lingkungan konsumen. Komunitas ini bahkan dapat membantu perusahaan dalam melawan isu negatif.























