This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Sunday,October 26 2014

Manifesto

Bagaimana Twitter VS Instagram Mempengaruhi Brand Engagement?

April 25 2013 | By Ben Mukti W.


Pernahkah Anda coba membuka sebuah foto milik Instagram dari sebuah tweet, namun ternyata foto tersebut tidak terbuka dan mengharuskan kita membuka tautannya terlebih dahulu? Pada April ini, terhitung sudah empat bulan semenjak Instagram menghilangkan fitur Twitter Cards, sebuah fitur yang membiarkan pengguna Twitter mampu melihat foto milik Instagram langsung dari sebuah tweet.

Dikutip dari Mashable.com (5/3), semenjak Facebook mengakuisisi Instagram pada Desember 2012 lalu, Instagram melakukan beberapa pergerakan yang cukup mengejutkan seperti membuka akses untuk melihat foto lewat situs web dan menghilangkan fitur Twitter Cards. Pihak Twitter pun merespons dengan membuat fitur Photo Editing sendiri.

Lalu apa dampaknya bagi kedua perusahaan tersebut? Ternyata putusnya hubungan kedua raja media sosial ini memberikan keuntungan terhadap Instagram. Mengacu pada laporan Februari dari  Simply Measured, hilangnya fitur Twitter Cards membuat hubungan merek dengan konsumen berkurang di Twitter. Sedangkan aktivitas hubungan merek dengan konsumen di Facebook dan Instagram meningkat pesat.

Jika sebelumnya Instagram mengajak netizen untuk membuka Twitter guna mengakses foto milik Instagram, sekarang yang terjadi justru sebaliknya. Twitter secara tidak langsung mengajak netizen untuk membuka Instagram karena netizen diharuskan membuka tautan fotonya lebih dulu dikarenakan hilangnya fitur Twitter Cards.

Jadi, dengan dihilangkannya fitur Twitter Cards oleh Instagram, sadarkan Anda kalau kita pun menjadi bagian dari naiknya trafik Instagram?

Simak detail lengkapnya dalam gambar di bawah ini:

 

Ben Mukti W.

Part time worker, full time punk rocker

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

"Pengalaman menggarap pasar nasional, menjadi bekal utama bagi kami menggarap pasar Internasional."

-Honesti Basyir, Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia, Tbk-