Likeable Social Media
Buku ini yang merupakan New York Time best seller memiliki subtitle yang cukup panjang dan menekankan bagaimana memanfaatkan media sosial untuk kepentingan menjalankan bisnis. Dave Kerpen banyak membahas tentang bagaimana membangun komunitas. Sedikitnya terdapat tiga hal yang tidak dapat dilakukan media sosial. Pertama, media sosial tidak dapat memoles produk dan jasa perusahaan yang buruk menjadi terlihat sangat baik. Bagaimana pun akan sangat sulit bagi perusahaan untuk memberikan citra dan kesan yang baik pada produk yang memang buruk. Kedua, hasil yang diharapkan tidak akan keluar hanya dalam waktu semalam. Media sosial adalah salah satu media komunikasi yang melibatkan proses membangun hubungan antara perusahaan dan konsumen yang berkelanjutan. Terakhir, organisasi harus memiliki komitmen yang kuat pada media sosial yang dimiliki. Aktivitas organisasi dalam media sosial harus dilakukan secara konsisten secara terus menerus agar memiliki karakter yang kuat di mata konsumen.
Dave mendeskripsikan media sosial seperti saat kita menghadiri acara pesta. Bagaimana kita masuk dalam kerumunan orang-orang yang telah atau belum dikenal, bagaimana menarik perhatian dari orang-orang dalam ruangan, mempertahankan hubungan atau hanya menjalin perbincangan (conversation) yang hangat dimana ada satu peran yang harus kita lakukan dengan baik yaitu mendengarkan. Karakter juga harus dapat dibawakan dengan baik. Kita tidak dapat memalsukannya baik dalam dunia nyata maupun maya.
Setiap chapter dalam buku ini berfokus bagaimana agar konsumen memiliki persepsi positif pada perusahaan dan kemudian menerapkannya di dunia maya. Menjadi karakter yang otentik, jujur dan transparan, bertanggung jawab, merespon komentar dari pemberi opini, memenuhi nilai (value) yang dipercaya konsumen, menginspirasi, dan mengintegrasikan media sosial ke dalam benak konsumen. Setidaknya ada beberapa pembelajaran yang dapat kita ambil dari buku ini yaitu: bagaimana agar perusahaan dapat “mendengar” di media sosial, bagaimana melakukan segmentasi di media online sehingga targeting yang dilakukan dapat lebih efektif, cara menarik partisipasi konsumen dalam media sosial, menangani komentar negatif, dan menjalin kedekatan dengan konsumen agar mereka merasa dihargai.
TWITTER REACTIONS
COMMENTS
-
http://InspiratorSukses.com/ Ongky hojanto





















