Luxury of Choices!
Terus terang, jujur aja, saya belajar banyak di Crystal Serenity sesudah lebih seminggu di dalam kapal ini. Seperti telah saya tulis sebelumnya, mereka tidak hanya ingin di “Luxury Cruise Industry” tapi di “Luxury Service Industry”. Berarti mereka ingin memberitahu penumpang maupun kru, Crystal harus bisa mengalahkan hotel bintang enam sekalipun. Dan setelah saya amati kunci utama diferensiasi mereka adalah CHOICES!
Hal itu paling tidak terlihat dalam tiga hal. Pertama, acara yang bervariasi diselenggarakan pada jam yang sama. Customer tinggal menentukan suka yang mana. Pagi-pagi pukul 7.30 boleh pilih mau melakukan Morning Walk on Water with the WALKVEST dikolam renang? Atau Nordic Walking Program mengelilingi kapal di Deck 7?
Saya pernah ikut yang kedua dengan mencoba tongkat terbuat dari metal sangat ringan, tapi kalau dipakai, bisa menambah kalori yang dikeluarkan. Karena diajarin untuk menekankan tongkat itu ke bawah sambil jalan. Pilihan pertama adalah orang berjalan di kolam renang hangat dengan “pemberat” di dada.
Setelah itu, boleh mulai fitness dipandu ahlinya atau mau santai di perpustakaan baca buku, majalah atau pinjam 2 DVD per hari. Acara dibikin sedemikian rupa sehingga sampai malam pun selalu ada variasi untuk “creating choices” Saya sering bingung di sore hari, mau mendengarkan lecture atau ikut pelajaran main bridge? Mau dengerin Odessa Strings yang dimainkan empat cewek atau nonton show ala Broadway di teater?
Kedua, waktu makan pun ada Choices yang diberikan. Mau makan “fine-dining” lunch and dinner di Crystal Dining room? Di situ, kita dilayani penuh dan memilih dari banyaknya variasi menu. Atau mau makan sambil relax di Lido Deck di lantai 12 sambil menikmati ombak dari jendela besar2. Atau mau sekedar makan ringan didekat pool? Atau malah mau makan buah, cheese dan bread aja di bar?
Ketiga, yang sangat mengesankan saya sebagai orang yang sudah senior dan diabetes adalah pilihan menu yang ada. Di Menu ada Normal Menu, Chef’s Suggestion dan Less Calorie. Chef’s Suggestion pasti yang paling enak tapi pasti berbahaya buat saya. Less Calorie pasti yang paling “aman”.
Selain itu ada tawaran, apakah kita cuma mau separuh porsi aja? Juga ada side dish yang dipesan seperti “garden vegetables” yang sehat atau “french fries” yang gurih. Bahkan sugar-free desert selalu tersedia saban hari dan gonta-ganti. Begitu juga dengan sugar-free ice cream.
Di Jakarta, saya biasanya hanya bisa menunggu “nasib” pada Baskin Robins 31. Karena hanya Brand ini yang kadang-kadang punya sugar-free ice cream! Di sini, saban hari, pasti ada dengan gonta-ganti taste. Kesimpulannya? Terserah Anda mau jadi apa setelah cruise selesai.
Mau lakukan “culinary tour” dikapal ? Bisa,karena setiap hari menu ganti dari Asian, French, Russian. Asal tau berapa limit kolesterol yang ingin dicapai. Mau jadi main Casino saban hari sampai bangkrut juga bisa. Atau mau tambah kawan baru? Semua orang di kapal selalu welcome untuk kenalan karena mereka memang sedang relax. Atau mau menyendiri aja di pojok-pojok kapal atau di kamar menikmati DVD Blu-Ray terbaru? Atau sekadar mendengarkan your personal music dengan iPhone?
Nah, inilah kuncinya kenapa orang mau bayar mahal untuk Cruise semacam ini. The Luxury of Choices! Silakan coba kalau Anda memang mau “masuk” ke pasar itu.




















