This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Thursday,April 24 2014

Maneuver

Mari Elka Pangestu: Perbankan Nasional Belum Paham Konten Digital

June 12 2013 | By Jaka Perdana
pericles-project.eu


Bisnis start up digital mulai naik pamor di Indonesia. Tidak kurang berbagai aplikasi dan developer baik itu aplikasi sosial maupun game sudah unjuk gigi di kancah internasional seperti Picmix hingga portal forum Kaskus. Namun para wirausahawan di dunia digital ini belum bisa didukung penuh oleh institusi finansial khususnya perbankan.

"Yang namanya usaha itu kan modalnya bisa pinjam dari bank. Sayang sekali khusus untuk start up berkonten digital ini sulit sekali untuk mendapatkannya. Para pemberi modal dari perbankan belum sepenuhnya paham betul tentang konten digital. Alasannya, bagaimana hitung-hitungan balik modalnya susah untuk dihitung karena parameter konten seperti ini berbeda dengan jenis usaha yang riil," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu di pembukaan IDByte 2013 di At America Pacific Place pada Selasa (11/6) 2013.

Padahal Mari Elka melihat potensi bisnis digital ini besar. Berdasarkan data, penduduk muda Indonesia berusia di bawah 29 tahun mencapai 50%. Di usia tersebut, penyerapan akses digital di era modern ini amat tinggi, salah satunya dengan akses internet lewat telepon pintar. Parekraf kemudian mencoba menjembatani dengan terus melakukan pembicaraan dengan Bank Indonesia serta pihak-pihak perbankan terkait konten digital ini.

"Dengan potensi besar, peluang untuk me-monetize-nya juga besar. Kami terus lakukan pembicaraan dengan BI maupun berbagai pihak perbankan untuk memberikan penjelasan tentang usaha konten digital ini. Selain itu Parekraf menyediakan portal khusus untuk mengumpulkan dan mempublikasikan berbagai event industri kreatif sehingga sektor tersebut bisa terus berkembang," tutup Mari Elka.

Jaka Perdana

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

Sometimes when you innovate, you make mistakes. It is best to admit them quickly, and get on with improving your other innovations.

-Steve Jobs-