MarkPlus Lunch Talk Bareng Jochen Wirtz
Industri jasa menjadi industri yang tidak boleh diremehkan.Saat ini, perkembangan pemasaran jasa bisa dilihat dari berbagai praktik bisnis dari merek-merek di berbagai kategori. Hal ini yang dipaparkan oleh Prof. Jochen Wirtz dalam MarkPlus Lunch Talk bertajuk “Creating & Capturing Value in the Service Economy”, di MarkPlus Institute of Marketing Campus, Jakarta, Rabu (22/03/2012). Acara informal ini digelar dalam rangkaian One Day Seminar yang akan digelar Kamis besok di Four Seasons Hotel, Jakarta.
Pada dasarnya, di dalam pemasaran jasa ini, konsumen tidak sekadar membeli produk, melainkan membeli proses. Sebab itu, servis menjadi sesuatu yang fundamental dalam bisnis, tidak hanya di industri jasa tapi juga bisnis lainnya. Wirtz menyebut beberapa merek yang sukses bukan sekadar jualan produk, melainkan juga servis, seperti Starbucks, BMW, dan sebagainya. “Pemasar bisa berkontribusi dalam menggulirkan ide-ide servis yang baru dan segar, termasuk dalam mengelola layanan yang sifatnya intangible,” kata Wirtz.
Selain itu, dalam makan siang istimewa yang dihadiri juga oleh kalangan akademisi dan wartawan ini, Wirtz menunjukkan data perkembangan sektor jasa di Amerika Serikat dalam kurun waktu 150 tahun. Dibanding dengan industri manufaktur dan agrikultur, sambung Wirtz, sektor jasa menunjukkan kurva naik. Wirtz juga menyebut faktor iklim bisnis di Amerika Serikat yang mendukung. Dia menyebut industri dot.com di Amerika berkembang pesat karena masyarakat diberi kebebasan dalam berinternet.
Wirtz juga memaparkan faktor pendukung kesuksesan praktik services marketing, seperti dukungan penuh dari top management, manajemen sumber daya manusia, infrastruktur, dan sebagainya.




















