This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Friday,April 18 2014

Maneuver

Membangun Green Hospital dan e-Health

November 03 2011 | By Sigit Kurniawan


Kampanye hijau makin meluas. Kempanye hijau juga dilakukan dalam wilayah layanan kesehatan seperti rumah sakit. Hal ini disampaikan oleh dr. Lia G Partakusuma dari RS Fatmawati dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia dalam rangkaian Green ICT Conference di JCC, Kamis (03/11/2011).

"Rumah sakit ramah lingkungan penting karena pada dasarnya rumah sakit adalah tempat untuk recovery. Apalagi rumah sakit merupakan komunitas yang terdiri dari berbagai hal, termasuk berbagi sektor. Sebab itu, semua harus mendukung upaya ramah lingkungan ini," kata Lia.

Menurut Lia, rumah sakit ramah lingkungan ini menjadi jawaban pada efisiensi dan kualitas kesehatan yang berkesinambungan. "Di rumah sakit, kami tidak hanya menyem buhkan orang, tapi juga merawat lingkungan. Apalagi menurut penelitian, pasien yang berada di green hospital bisa sembuh lebih cepat dibanding dalam rumah sakit yang tidak menerapkan konsep ramah lingkungan ini," imbuh Ida.

Ada beberapa kriteria rumah sakit ramah linkungan seperti yang dikutip Ida dari Joint Commission International Acreditation pada tahun 2008. Kriterianya tersebut adalah rumah sakit benar-benar menjadi tempat sehat, wajib mengurangi racun dan residu (seperti merkuri), efisien dalam menggunakan energi (air, listrik), memgolah limbah, dan sebagainya.

Sebab itu, sambung Lia, konsep dan desain rumah sakit menjadi penting. Di antaranya, rumah sakit di desain memunyai healing garden, bebas polusi, reduksi sampah, tempatnya gampang diakses oleh publik, punya aturan efisiensi penggunaan air, dan sebagainya. "Green di sini bukan diartikan bahwa bangnannya dicat hijau atau sekadar memunyai taman. Tapi, juga menyuguhkanan yang sehat. Tidak boleh ada junk food. Apalagi arti green di sini adalah memberdayakan produk makanan lokal atau produk kerakyatan. Intinya, pro local wisdom," kata Lia.

Sigit Kurniawan

Writer, Journalist, Free Thinker. Twitter: @sigit_kurniawan

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

Sehebat-hebatnya pemerintah, ia hanya membawa 1/4 perubahan. 1/4 lagi ada di bisnis, 1/4 lagi ada di civil society movement seperti ormas dan komunitas. Dan 1/4 lagi ada di media

-Ridwan Kamil, Walikota Bandung-