This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Thursday,July 24 2014

Manifesto

Membangun Identitas Merek (Bagian I)

February 01 2013 | By Sigit Kurniawan
Sumber Ilustrasi: http://3.bp.blogspot.com/-lbLfgXw0RP8/UCFX6itpEbI/AAAAAAAAAd8/GEuSlvHu9p4/s1600/Identity.jpg


Pernahkah Anda, dalam sepotong wawancara kerja, misalnya, diminta untuk menggambarkan siapa diri Anda? Bila pernah, Anda tentu akan memutar otak dan kemudian menjelaskan siapa diri Anda sebenarnya. Informasi tentang identitas Anda ini penting agar orang lain pun bisa mengenali Anda. Dengan identitas yang jelas, mungkin pewawancara Anda dengan gampang mengenali Anda dan bisa jadi "terpesona" dan akhirnya merekrut Anda untuk masuk ke dalam timnya. Bayangkan jika Anda tidak memiliki identitas yang jelas.

Hal yang senada juga selayaknya terjadi ketika Anda membangun sebuah bisnis. Bisnis, merek, maupun produk Anda harus memiliki identitas yang jelas. Identitas inilah yang akan dikenali oleh konsumen.

Lalu, apa itu identitas merek? Pakar merek Aaker memposisikan identitas merek sebagai inti visi strategis merek dan salah satu pendorong asosiasi merek yang berfungsi sebagai "heart and soul" dari merek tersebut. Asosiasi merek di sini merepresentasikan untuk apa merek dibangun dan menyiratkan sebuah janji perusahaan kepada pelanggan.

Sementara, asosiasi merek merepresentasikan tujuan merek dibangun dan menyiratkan janji perusahaan kepada pelanggan. Ada dua bagian penting dari struktur identitas merek tersebut, yakni core identity dan extended identity.

Core identity merupakan identitas inti dari sebuah merek, khususnya ketika ia masuk ke sebuah pasar baru. Apabila dalam sekian lama konsumen mengenal identitas inti ini, boleh diartikan merek tersebut sudah memenangi pasar. Extended identity mengacu pada turunan dari identitas inti yang terwujud dalam aktivitas maupun operasional perusahaan.

Kalau identitas itu sudah terwujud, muncullah prespektif atas identitas tersebut. Ada tiga prespektif yang biasanya terjadi, yakni brand as product, brand as organization, dan brand as person. Seperti apa penjelasannya? Akan dipaparkan di tulisan berikutnya.

Sigit Kurniawan

Writer, Journalist, Free Thinker. Twitter: @sigit_kurniawan

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

Be a yardstick of quality. Some people aren't used to an environment where excellence is expected.

-Steve Jobs-