This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Thursday,October 23 2014

Manifesto

Membangun Pemasaran Bisnis UKM yang Kreatif

March 31 2012 | By Sigit Kurniawan
Jangan takut dengan mereka yang sudah kaya dan sukses karena para pelaku bisnis memang harus berjuang keras lebih dahulu. Mulailah dari usaha kecil dan menengah. Kuncinya, harus kreatif dan tangguh. Demikian tandas CEO dan Founder MarkPlus Hermawan Kartajaya dalam presentasinya bertajuk "Marketing untuk UKM: Pemasaran Kreatif di Saat Bujet Terbatas" dalam Festival UKM Nasional di Gedung SMESCO, Jakarta, Sabtu (31/03/2012).

Salah satu strategi di era sekarang yang ditawarkan Hermawan adalah strategi low budget high impact. Hermawan memberi konteks saat ini di mana pelanggan semakin cerdas karena makin terhubung satu sama lain dan mampu mengakses informasi apa saja dengan bebas. Hermawan juga menandaskan perlunya pebisnis memperhatikan tiga subkultur yang menggerakkan dinamika zaman sekarang, yakni orang muda, perempuan, dan netizen.

Hermawan memaparkan konsep empat C dalam menembang bisnis, yakni company, competitor, customer, dan change. "Perlu mencermati dan perubahan yang sudah ada. Sekarang, eranya sudah horisontal, tidak vertikal seperti dulu lagi. Sebagai UKM, perlu memperhatikan ini. Jangan silau dengan mereka yang sudah besar. Carilah customer mana yang belum terlayani secara lebih baik," kata Hermawan sambil menyebut nama Richard Branson yang sukses mengembangkan bisnis-bisnis unik.

Selain empat C, di era New Wave Marketing, sambung Hermawan, perlu disadari adanya C kelima, yakni connector. Sebab itu, perlu mengembankan kanal-kanal yang ada untuk mengembangkan bisnis. Hermawan juga mengajak para peserta UKM untuk optimistis mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang terus membaik. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan GDP Indonesia yang bagus.

Untuk membangun bisnis yang kuat, sambung Hermawan, pebisnis perlu membangun PDB (Positioning, Differentiation, Branding). "Perlu menentukan keunikan agar bisnis UKM ini memiliki nilai jual tinggi. Sebab itu, diferensiasi itu sangat penting," tandas Hermawan.

Hermawan juga mengajak agar dalam menjakankan bisnis, pelaku UKM menerapkan prinsip kejujuran dan tidak membohongi pelanggan. Terkait ini, Hermawan memperkenalkan konsep Matketing 3.0, pemasaran yang berbasis pada nilai-nilai dan spirit kemanusiaan. Sebab itu, bisnis tidak hanya dijalankan untuk mengejar profit, tetapi harus peduli pada manusia dan lingkungan. "Era sekarang, bisnis harus dijalankan denan jujur mengingat zaman sekarang sudah dangat transparan. Sebab itu, yang penting di sini adalah membangun bisnis yang berkarakter. Karakter inilah yang akan dicari para pelanggan," tandas Hermawan.

20120331-101920.jpg

Sigit Kurniawan

Writer, Journalist, Free Thinker. Twitter: @sigit_kurniawan

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

"Co-opetition adalah seni. Levelnya di atas kompetisi maupun akuisisi."

-Hasnul Suhaimi, Presdir PT XL Axiata-