This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Sunday,April 20 2014

Manifesto

Mengakali Blocking Internet Perusahaan

November 23 2012 | By Darus Salam
http://blog.ineedhits.com/wp-content/uploads/2012/02/social-media.jpg


Padatnya aktivitas kerja dan rutinitas membuat karyawan mudah dihinggapi kebosanan dan stress. Seperti di Jakarta misalnya. Karyawan tidak hanya bergulat dengan tumpukan tugas, tapi juga dengan kemacetan lalu lintas. Tidak mengherankan bila media sosial dan situs hiburan menjadi obat kepenatan di sela-sela pekerjaan. Lalu apa jadinya bila situs-situs favorit kita di-block oleh perusahaan?

Hal ini juga terjadi dengan orang-orang yang bekerja di bank-bank besar. Seorang karyawan JP Morgan Chasemengatakan bahwa bekerja di Wall Street merupakan komitmen penuh terhadap perusahaan. Karyawan dilarang untuk mengakses situs media sosial. Umumnya, yang diblokir oleh perusahaan adalah situs-situs seperti Facebook, Twitter, Gmail, serta streaming musik dan video layaknya Youtube. Demikian dilansir New York Times.

Strategi yang biasanya dilakukan agar tetap terhubung adalah mengakali firewall perusahaan. Ketika ingin melihat laporan pertandingan bola, kata kuncinya diterjemahkan dulu ke bahasa lain lantas melihatnya dari Rutube, padanan YouTube dalam bahasa Rusia.

Bekerja dalam waktu yang lama membuat orang mudah merasa bosan. Hal ini terjadi pada analis-analis muda yang bekerja hingga lebih dari 80 jam seminggu. Perusahaan mengatakan bahwa regulasi adalah alasan mengapa hal ini dilakukan. Financial Industry Regulatory Authority mengatur agar bank menyimpan data komunikasi perusahaan setidaknya hingga tiga tahun.

Meski dapat mengontrol penggunaan email dan komunikasi internal, perusahaan merasa tidak dapat mencegah kebocoran data yang dilakukan melalui sosial media seperti Facebook dan Twitter. Alasan lainnya adalah untuk menghindari penggunaan bandwith berlebihan agar tidak mengganggu jaringan. Bayangkan jika ratusan bahkan ribuan karyawan membuka YouTube bersamaan.  Hal ini tentu mengggangu sistem komunikasi perusahaan.

Bagaimanapun juga, kebijakan perusahaan dapat berbeda-beda. Credit Suisse dan Deutsche Bank misalnya hanya memblokir sosial network tapi tidak media sharing seperti YouTube. Beberapa karyawan juga memilih untuk streaming musik pada jam 5 atau 6 sore saat kantor mulai sepi dan agak santai.

Darus Salam

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

Matahari Departement Store merupakan satu-satunya departement store di Indonesia yang pelanggannya bisa menukar produk lintas toko, bahkan lintas toko di pulau yang berbeda."

-Endah Setyowati, Head of Customer Service Matahari Departement Store-