This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Saturday,September 20 2014

Mark Your Style

Skyfall, The Down to Earth Bond

November 01 2012 | By Jaka Perdana
Skyfall - MGM/Columbia Pictures


Butuh waktu 4 tahun untuk menghadirkan kembali agen Inggris bernama James Bond ke layar lebar. Apalagi penonton sudah bisa menerima revitalisasi si agen 007 semenjak diperankan Daniel Craig. Bond versi baru yang dimulai dari Casino Royale ini kian membumi, namun tetap dalam kemasan seorang pribadi yang tangguh.

Dalam instalmen James Bond ke-23 (ke-3 untuk Daniel Craig) berjudul Skyfall ini, Bond dianggap tewas dalam sebuah misi yang berakhir dengan kegagalan. Ketika sedang menikmati "kematiannya" dan lepas dari rutinitas seorang agen rahasia, ia terpanggil kembali untuk membela negara setelah markas MI6 hancur karena bom.

Bond kemudian harus melacak penjahat bernama Silva (Javier Bardem) yang diduga dalang dibalik ledakan, dimulai dari wanita misterius bernama Severine (Berenice Marlohe). Pertemuannya dengan Silva membuat Bond sadar bahwa ia tidak hanya berurusan dengan penjahat biasa, namun juga dengan masa lalu sang bos sekaligus kepala MI6, M (Judi Dench).

Makin Enjoy dan Personal walau Kisahnya Terbilang Datar

Menyaksikan Skyfall, berbagai pengharapan akan ekspektasi yang tinggi muncul, apalagi Daniel Craig berhasil menasbihkan dirinya sebagai Bond era baru. Setelah kegalauan serta emosinya diaduk di Casino Royale dan Quantum of Solace, Bond dalam Skyfall tampil lebih enjoy dan mulai menunjukan keflamboyanannya.

Di sisi lain, Bond dari waktu ke waktu makin memperlihatkan sifat manusianya. Biar ia tetap tangguh dan tidak terkalahkan dalam setiap adegan laga yang mungkin impossible, pembawaan karakternya makin down to earth. Bond kini lebih bisa menyeimbangkan antara perasaan dan logika dalam berpikir dan beraksi.

Selain Bond sendiri, sosok lain yang menjadikan film ini punya poin plus adalah kehadiran sosok Silva yang dimainkan aktor kaliber Oscar Javier Bardem. Ia berhasil memunculkan kembali sosok penjahat ikonik yang dulu selalu menjadi ciri khas film Bond versi Sean Connery dan Roger Moore. Silva berhasil mencuri perhatian berkat senyum uniknya serta guyonan lucu yang jarang didapatkan dari seorang penjahat di film Bond.

Yang disayangkan adalah alur cerita yang dibangun oleh sutradara Sam Mendes. Skyfall seperti kehilangan momentum untuk meningkatkan intensitas yang seharusnya muncul di beberapa adegan. Namun hal itu tidak membuatnya kehilangan taji. Skyfall tetap layak ditonton, terlebih di sini Bond diperkenalkan lebih personal yang membuat penonton semakin tahu siapa sebenarnya agen 007 kebanggaan Inggris ini.

Jaka Perdana

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

"Di industri penerbangan, bila Anda tak bisa jual hari ini, Anda tak bisa menjualnya esok hari. Kesempatan telah pergi"

-Frank Puttmann, Head of Lufthansa Grup Communication Asia-Pacific-