This text will be replaced. Streaming solutions by Primcast - Shoutcast hosting, Flash Streaming
Marketeers, Friday,October 31 2014

Youth StartUp Icon 2013

Toserda, Cemilan Serba Pedas Khas Bandung Ada di Sini

May 21 2013 | By Jaka Perdana


Usahanya menampung banyak hasil produksi relasi-relasi bisnisnya untuk kemudian dijual. Dengan membuka Toserda, Willyhono membantu banyak produsen cemilan pedas khas Bandung untuk memiliki jaringan penjualan lewat tokonya. Tidak hanya sekedar menjual di dalam negeri, ia pun berhasil menjual produk-produk tersebut ke luar negeri. Misinya terhitung bagus, selain memperlebar jaringan, Willyhono ingin makanan pedas khas Bandung punya nama di mata dunia. Bagaimana kiprah usaha toko makanan pedas tersebut? Simak penuturan Willyhono kepada Marketeers sebagai bagian dari audisi Youth StartUp Icon 2013.

Ceritakan secara singkat tentang latar belakang bisnis yang Anda rintis dan pencapaiannya selama ini?

Saya merintis bisnis toko makanan yang khusus menjual berbagai makanan pedas. Latar belakang saya memulai bisnis ini adalah karena melihat di Indonesia itu hampir 90% penduduknya suka makanan pedas. Dengan pangsa besar tersebut, maka saya membuka toko Toserda, Toko Serba Lada (pedas), semenjak 7 Oktober 2010. Berjalan hampir 3 tahun, saya sudah mengirimkan produk makanan pedas ini ke seluruh Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua.

Dan semenjak pertengahan tahun 2011, dibuatlah toko online beralamatkan www.toserda.com. Dalam perjalanannya, produk-produk yang saya jual ini sudah merambah Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Swedia, Australia, hingga Inggris. Saya juga pernah mengikuti pameran makanan di Singapura akhire November 2012 lalu.

Apa yang telah Anda lakukan dalam mengangkat perekonomian daerah Anda?

Produk-produk yang saya jual hampir sebagian besar masih produk home industri, yang khusus memproduksi kuliner pedas Indonesia. Dengan kata lain, usaha ini ikut mempopulerkan berbagai makanan pedas khas Nusantara tidak hanya secara nasional, tetapi juga internasional. Contohnya seperti basreng yang awalnya hanya keripik cemilan orang bandung yang merupakan singakatan dari baso goreng.

Awal berjualan basreng, pembeli dari Jakarta, Surabaya, dan Manado pasti kebingungan dengan makanan ini, namun setelah mencobanya, akhirnya basreng pun menjadi makanan yang diketahui secara nasional. Basreng ini juga sudah mulai dikenal dunia karena ada pesanan rutin dari Singapura. Saya berharap basreng pun tidak hanya menjadi makanan tradisional di Bandung, namun menjadi makanan Indonesia yang mendunia. Dan sebenarnya banyak sekali kuliner pedas di Indonesia yang karena satu dan lain hal belum terangkat. Salah satu misi saya juga ingin agar setiap makanan pedas di Indonesia ini memiliki tempat di mata international.

Apa motivasi Anda dalam mengikuti kontes ini, dan kenapa Anda layak disebut sebagai ikon wirausaha muda di dunia startup dari kota Anda?

Motivasi saya untuk mengikuti kontes ini pertama untuk mencari pengalaman dan belajar, karena saya belum memiliki banyak pengalaman dalam berbisnis bahkan tentang bisnis itu sendiri. Selain itu saya ingin menambah relasi bisnis. Dengan adanya ajang seperti ini jelas relasi bisnis akan semakin luas sehingga dapat membuka peluang-peluang bisnis yang baru di masa depan.

Saya juga memerlukan mentor dalam hal promosi serta struktur bisnis untuk dapat mengembangkan usaha lbih baik lagi. Saya layak disebut ikon wirausaha muda karena dengan bisnis ini nama kuliner pedas Indonesia bisa terangkat di mata dunia.

Jaka Perdana

View Profile

Multimedia

marketeers quote of the day

"Semangat kami adalah tumbuh bersama customer. Bila mereka tumbuh, kami pun secara otomatis akan tumbuh"

-Margono Tanuwijaya, Marketing Director PT Astra Honda Motor-